{"id":1216,"date":"2018-10-19T23:32:03","date_gmt":"2018-10-19T16:32:03","guid":{"rendered":"https:\/\/jeanettegy.com\/?p=1216"},"modified":"2018-10-19T23:32:03","modified_gmt":"2018-10-19T16:32:03","slug":"styrofoam-aman-untuk-kemasan-makanan-dan-ramah-lingkungan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hijeanette.com\/?p=1216","title":{"rendered":"Styrofoam Aman untuk Kemasan Makanan dan Ramah Lingkungan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Pasti sudah sering mendengar pro dan kontra nya tentang Styrofoam untuk makanan. Banyak yang bilang katanya Styrofoam itu berbahaya untuk kesehatan, tapi ada yang bilang juga membuat makanan lebih awet dan efisien. Bahkan tahun 2016 lalu, <strong>Wali kota Bandung, Bapak Ridwan Kamil<\/strong> mengeluarkan Peraturan Daerah untuk memperbaiki lingkungan. Salah satunya yaitu melarang warga Bandung untuk menggunakan Styrofoam. Dengan alasan merusak lingkungan, karena termasuk material yang sulit untuk didaur ulang.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Sabtu, 13 Oktober 2018 lalu, saya dan teman-teman blogger diundang untuk menghadiri acara <strong>Cooking in Style with Chef Vera Christiani<\/strong>, <strong><em>\u201cHow to Make Good Quality Take Away Foods\u201d.<\/em><\/strong> Pada acara ini Chef Vera melakukan cooking demo dan memberi tahu bahwa Styrofoam itu aman. Karena beliau juga menggunakannya untuk menyiapkan bahan makanan dan untuk restonya. Selain itu ada persentasi dari <strong>Ir.Akhmad Zainal Abidin, M. Sc., Ph.D<\/strong> (Kepala Laboratorium Teknologi Polimer dan Membran ITB di Program Teknik Kimia, Fakultas Teknik Industri) dan <strong>DR. Dianika Lestrari ST.<\/strong> (Dosen Program Teknik Pangan di ITB), menyatakan bahwa Styrofoam aman digunakan untuk makanan dan tidak merusak lingkungan. Penasaran kenapa dinyatakan aman? Simak ulasannya, yuk\u2026<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\"><strong>Styrofoam<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_1219\" aria-describedby=\"caption-attachment-1219\" style=\"width: 600px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-1219\" src=\"https:\/\/jeanettegy.com\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/Styrofoam.jpg\" alt=\"styrofoam aman untuk makanan\" width=\"600\" height=\"400\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-1219\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"text-decoration: underline\"><strong>Styrofoam untuk makanan &amp; minuman, Pict. from<a href=\"https:\/\/uucss.org\/events\/sos-save-styrofoam-recycling-event-uucss\/\"> uucss.org<\/a><\/strong><\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Styrofoam dikenal juga dengan nama Polistiren (PS). Polistiren juga merupakana bahan baku yang umum pada peralatan rumah tangga, barang elektronik, mainan anak-anak, suku cadang kendaraan, dan berbagai peralatan kesehatan. Keunggulan Styrofoam untuk makan atau minuman adalah karena ringan, tidak mudah bocor, dan praktis. Polistiren \u00a0adalah bahan plastik serba guna yang banyak digunakan untuk pembuatan berbagai produk konsumen yang sifatnya keras dan padat terutama sangat bermanfaat bagi produk yang memerlukan kejernihan dan kestabilan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Sekitar tahun 2015-2016, Styrofoam tidak boleh digunakan lagi untuk makanan, karena beracun sehingga bisa terkontaminasi dengan makanannya dan juga sulit untuk didaur ulang. Karena pernyataan itu, penjual makanan tidak ada lagi yang menggunakan Styrofoam untuk dijadikan pembungkus makanan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Tetapi saya mendapatkan informasi dan pengetahuan yang baru tentang Styrofoam pada hari sabtu kemarin. Styrofoam aman untuk digunakan untuk makanan dan dapat didaur ulang sehingga dapat ramah terhadap lingkungan. Hanya kembali lagi pada manusianya, apakah bisa mulai memilah antara sampah organic dan non organik. Kita simak yuk, kenapa Styrofoam itu dinyatakan aman dan boleh digunakan kembali untuk makanan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><span style=\"color: #3366ff\">Baca Juga : <a style=\"color: #3366ff\" href=\"https:\/\/jeanettegy.com\/solusi-sakit-maag-bagi-pecinta-kopi\/\">Solusi Sakit maag Bagi Pecinta Kopi<\/a><\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\"><strong>Styrofoam Aman Digunakan Untuk Makanan<\/strong><\/span><\/h3>\n<figure id=\"attachment_1218\" aria-describedby=\"caption-attachment-1218\" style=\"width: 577px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-1218\" src=\"https:\/\/jeanettegy.com\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/styrofoam.jpg\" alt=\"styrofoam aman untuk makanan\" width=\"577\" height=\"433\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-1218\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"text-decoration: underline\"><strong>Styrofoam untuk Makanan, Pict. From Pixabay<\/strong><\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Mengapa ada isu tentang yang salah tentang Styrofoam? Karena pemahaman yang keliru tentang kandungan stiren pada Styrofoam. Padahal stiren berbeda dengan polistiren, maka tidak dapat disamakan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">\u201cPolistiren dan stiren adalah dua zat yang berbeda. Meskipun polistiren dibuat dari stiren, namun menyatakan polistiren sama dengan stiren adalah seperti menyatakan berlian sama dengan karbon. Keduanya bukan merupakan zat yang sama.\u201d Penjelasan dari Dewan Ilmu Kimia Amerika Serikat.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\"><a href=\"https:\/\/www.cnnindonesia.com\/gaya-hidup\/20180118153705-255-269926\/bpom-styrofoam-aman-digunakan-asal-tak-berlebihan\">BPOM<\/a> juga sudah melakukan penelitian pada tahun 2009, bahwa Styrofoam yang beredar di Indonesia masih aman dan tidak mengganggu kesehatan. WHO sudah menetapkan batas aman residu untuk stiren yang tidak mengganggu kesehatan, yaitu 5.000 ppm. Sedangkan Polistiren yang beredar di Indonesia hanya mengandung redisu sebesar 10-43 ppm. Jadi masih aman digunakan untuk membungkus makanan, kita tidak perlu kuatir lagi. Asal tidak berlebihan pemakaiannya, seperti satu Styrofoam dipakai 3-4 kali.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\"><strong>Alasan Styrofoam Digunakan Untuk Kemasan Makanan<\/strong><\/span><\/h3>\n<figure id=\"attachment_1221\" aria-describedby=\"caption-attachment-1221\" style=\"width: 700px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-1221\" src=\"https:\/\/jeanettegy.com\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/styrofoam-1090892.jpg\" alt=\"styrofoam aman untuk makanan\" width=\"700\" height=\"394\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-1221\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"text-decoration: underline\"><strong>Hasil Masakan Chef Vera<\/strong><\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Mengapa Styrofoam atau Polistiren digunakan untuk kemasan makanan? Ini dia alasannya :<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify\">\n<li>\n<h4><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\"><strong>Ekonomis<\/strong><\/span><\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Polistiren tidak seperti produk alternatif lainnya, hemat biaya serta pada berbagai tingkat suhu mampu menyediakan kinerja dan kualitas yang tinggi.<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify\">\n<li>\n<h4><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\"><strong>Ringan<\/strong><\/span><\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Polistiren merupakan busa yang sangat ringan serta meningkatkan efisiensi energi. Karena polistiren busa memiliki berat rata-rata 1,5 sampai 4 kali lipat. 95%-98% busa polistiren berisi udara, sehingga meminimalkan biaya transportasi dan angka kerusakan.<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify\">\n<li>\n<h4><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\"><strong>Masa Penyimpanan Lebih Lama<\/strong><\/span><\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Kemasan polistiren mengurangi terbuangnya makanan dengan melindungi dan menjaga keawetan makanan selama perjalannya dari usaha pertanian sampai di meja makan kita.<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify\">\n<li>\n<h4><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\"><strong>Mudah Diolah<\/strong><\/span><\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Polistiren adalah bahan termoplastik yang murah dan mudah diolah serta menyediakan kejernihan optik yang baik. Selain itu sangat mengkilap dan memiliki stabilitas dan kekokohan dimensi yang baik.<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify\">\n<li>\n<h4><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\"><strong>Bahan Isolasi yang Efektif untuk Kemasan Makanan<\/strong><\/span><\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Di dalam kemasan polistiren, makanan panas akan tetap panas, makanan dingin akan tetap dingin, dan bahan segar akan tetap segar. Hal ini dikarenakan sifat isolasi polistiren yang sangat baik dan mampu menjaga suhu makanan yang berperan dalam menjaga keamanan makanan.<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify\">\n<li>\n<h4><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\"><strong>Bersih, Higienis, dan Tidak Berpori<\/strong><\/span><\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Sejak disetujui oleh <strong>Badan Federal Pengawasan Makanan dan Obat Amerika Serikat (FDA)<\/strong> pada tahun 1958 untuk keamanan kontak dengan menakanan. Kemasan polistiren telah menjadi faktor penting dalam memelihara kebersihan bagi usaha penjualan bahan makanan dan konsumen di tempat umum. Daging dan ungags serta makanan hasil laut biasanya dikemas dalam wadah polistiren busa guna mencegah kebocoran cairan dan bakteri yang dapat membahayakan mengalir ke atas tempat peragaan atau ke tangan konsumen.<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify\">\n<li>\n<h4><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\"><strong>Kuat, Tahan Lama, dan Tahan Banting<\/strong><\/span><\/h4>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Saat diproses , polistiren mengalami ekspansi antara 40 sampai 50 kali dari volume semula. Sehingga mengubah udara menjadi bahan kemasan yang kuat dan berdaya guna. Konsumen dapat menikmati manfaat wadah makanan yang kuat dan kokoh.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Itu dia alasan Styrofoam digunakan untuk kemasan makanan. Karena polistiren menyediakan pengisolasian yang lebih baik, menjaga kesegaran makanan lebih lama serta lebih murah dibandingkan alternative lain.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><span style=\"color: #3366ff\">Baca Juga : <a style=\"color: #3366ff\" href=\"https:\/\/jeanettegy.com\/menjalani-hari-dengan-asik-tanpa-toxic\/\">Menjalani Hari dengan Asik Tanpa Toxic<\/a><\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\"><strong>Styrofoam Ramah Pada Lingkungan<\/strong><\/span><\/h3>\n<figure id=\"attachment_1220\" aria-describedby=\"caption-attachment-1220\" style=\"width: 700px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-1220\" src=\"https:\/\/jeanettegy.com\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/styrofoam-1090882.jpg\" alt=\"styrofoam aman untuk makanan\" width=\"700\" height=\"394\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-1220\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"text-decoration: underline\"><strong>Penjelas dari Bpk.<\/strong> <strong>Ir.Akhmad Zainal Abidin, M. Sc., Ph.D<\/strong><\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Bapak Ridwan Kamil melarang warga Bandung untuk menggunakan Styrofoam karena susah untuk didaur ulang. Bapak <strong>Ir.Akhmad Zainal Abidin, M. Sc., Ph.D <\/strong>sudah membuat Manajemen Sampah Zero (MASARO). Jadi berbagai macam sampah plastik yang dikumpulkan, diuraikan secara termal untuk dijadikan BBM. Menurut Bapak Zainal, di Indramayu sudah menggunakan BBM yang diolah dari sampah plastik dan Styrofoam. Selain itu, di Bali sudah digunakan untuk campuran panel beton ringan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Apakah Styrofoam salah penyebab terjadinya banjir? Tentu saja tidak, karena Styrofoam itu ringan, makanya dia akan mengapung di permukaan air saat banjir. Lalu karena kandungan 95%-98% udara yang terkandung pada Styrofoam membuatnya tidak bisa tenggelam dan tidak menyumbat saluran air.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\"><strong>Penggunaan Styrofoam dengan Benar<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Walaupun sudah dinyatakan aman untuk menggunakan Styrofoam, kita juga harus tau memperhatikan penggunaannya, seperti :<\/span><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify\">\n<li><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Selalu memperhatikan logo segitiga di balik kemasan (Styrofoam), harus ada kode \u2018PS\u2019.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Tidak menggunakan Styrofoam yang sudah kusam warnanya dan rusak secara fisik untuk menjadi wadah makanan berminyak apa lagi dalam keadaan panas.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Styrofoam tidak digunakan untuk menghangatkan makanan di dalam microwave.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h3 style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\"><strong>Cooking in Style with Chef Vera Christiani<\/strong><\/span><\/h3>\n<figure id=\"attachment_1222\" aria-describedby=\"caption-attachment-1222\" style=\"width: 394px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-1222\" src=\"https:\/\/jeanettegy.com\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/styrofoam-1090883.jpg\" alt=\"styrofoam aman untuk makanan\" width=\"394\" height=\"700\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-1222\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"text-decoration: underline\"><strong>Chef Vera sedang Cooking<\/strong><\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Pada acara kemarin, Chef Vera membawa bahan makanannya menggunakan kemasan Styrofoam. Beliau lebih senang menggunakan Styrofoam karena lebih praktis, ringan dan mudah dibuang tidak memakan tempat dan harus dicuci setelah memasak.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Kemarin Chef Vera membagikan resep ayam goreng dan soto ayam. Soto ayamnya dibuat dari sisa bumbu ayam goreng, lho.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Selain itu juga ada aktivitas bareng bersama anak untuk membuat sushi, pokoknya acaranya sangat seru dan anak-anak juga senang karena bisa membuat sushi.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\"><strong>Kesimpulan<\/strong><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Jadi Styrofoam itu aman, karena mengandung busa bukan plastik, dan juga bisa didaur ulang untuk menjadi fungsi yang lebih baik lagi. Yang harus diubah adalah kebiasaan kita untuk memilah sampah organik dan anorganik. Kalau dari rumah kita sudah memilah, akan lebih mudah dan cepat untuk melakukan daur ulang pada sampah Styrofoam ini.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Bagaimana sudah tenang kah hatinya untuk menggunakan Styrofoam untuk kemasan makanan? Yuk, kita mulai untuk memilah sampah..<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-274\" src=\"https:\/\/jeanettegy.com\/wp-content\/uploads\/2018\/01\/Light-Pink-Floral-Logo-min.png\" alt=\"\" width=\"500\" height=\"123\" \/><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pasti sudah sering mendengar pro dan kontra nya tentang Styrofoam untuk makanan. Banyak yang bilang katanya Styrofoam itu berbahaya untuk kesehatan, tapi ada yang bilang juga membuat makanan lebih awet dan efisien. Bahkan tahun 2016 lalu, Wali kota Bandung, Bapak Ridwan Kamil mengeluarkan Peraturan Daerah untuk memperbaiki lingkungan. Salah satunya yaitu melarang warga Bandung untuk &hellip; <a href=\"https:\/\/hijeanette.com\/?p=1216\" class=\"more-link\">Continue reading <span class=\"screen-reader-text\">Styrofoam Aman untuk Kemasan Makanan dan Ramah Lingkungan<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":1223,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"aside","meta":{"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[520],"class_list":["post-1216","post","type-post","status-publish","format-aside","has-post-thumbnail","hentry","category-event","tag-styrofoam-aman","post_format-post-format-aside"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hijeanette.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1216","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hijeanette.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hijeanette.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hijeanette.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hijeanette.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1216"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/hijeanette.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1216\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hijeanette.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1216"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hijeanette.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1216"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hijeanette.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1216"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}