{"id":8536,"date":"2021-08-06T15:12:05","date_gmt":"2021-08-06T08:12:05","guid":{"rendered":"https:\/\/jeanettegy.com\/?p=8536"},"modified":"2021-08-06T15:12:05","modified_gmt":"2021-08-06T08:12:05","slug":"mempersiapkan-dana-pendidikan-sekaligus-perlindungan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hijeanette.com\/?p=8536","title":{"rendered":"Mempersiapkan Dana Pendidikan Sekaligus Perlindungan Demi Masa Depan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\"><span style=\"color: #00ccff\"><strong><a style=\"color: #00ccff\" href=\"https:\/\/jeanettegy.com\/mempersiapkan-da\u2026gus-perlindungan\/\">Jeanette Agatha<\/a><\/strong><\/span> &#8211; Bagi orangtua pendidikan adalah hal yang paling penting untuk anak-anaknya. Orangtua selalu ingin memasukkan anaknya ke sekolah yang paling bagus atau yang terbaik di Kotanya. Tentu saja dana pendidikan itu tidak murah, apa lagi kalau sekolah yang bagus atau terbaik, biayanya pasti akan lebih mahal.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Maka dari itu sangat penting mempersiapkan dana pendidikan untuk anak-anak sejak dini, demi masa depan yang cerah. Sebagai orangtua yang bijak, kita harus mengubah pola pikir <strong>&#8220;Bagaimana Nanti Saja&#8221;<\/strong> menjadi <strong>&#8220;Bagaimana Kalau&#8221;<\/strong>. Terkadang pola pikir ini secara tidak sadar sudah mendarah daging nih, <span style=\"font-size: 10pt\"><em>hehehe<\/em><\/span>. Misalnya, kita mempunyai anak yang baru lahir pasti belum memikirkan biaya pendidikannya nanti.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Selalu berpikir,<\/span><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">&#8220;ahhh, bagaimana nanti saja biaya pendidikan, mah, toh masih jauh ini.&#8221;<\/span><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Tapi tidak berpikir,<\/span><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">&#8220;Bagaimana kalau anak sudah memasuki usia sekolah tapi sudah tidak bisa bekerja atau sudah meninggal, dan tidak ada tabungan pendidikan?&#8221;<\/span><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Jujur, saya pribadi juga masih belajar untuk mengubah pola pikir ini. Betul, memang tidak mudah apalagi pada masa pandemi seperti ini, banyak juga yang kehilangan pekerjaan. Semoga pandemi ini cepat berlalu dan perekonomian bisa normal kembali. Jika keadaan perekonomian dan keuangan sudah membaik, harus bisa memaksakan diri untuk mempersiapkan dana pendidikan untuk anak.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Saya adalah termasuk anak yang mengejar beasiswa dan harus masuk sekolah negeri, supaya biayanya murah. Karena orangtua saya hanya bisa membiayai sekolah adik. Dulu mama dan papa sudah mempersiapkan dana pendidikan untuk kami anak-anaknya, tapi harus berhenti menabung karena papa kehilangan pekerjaan. Maka sebagai anak yang paling besar, saya harus berjuang belajar dengan giat untuk bisa mendapatkan beasiswa. Ya, walaupun nilai yang saya dapat tidak bisa menjadi juara kelas, tapi setidaknya selalu masuk urutan 5 besar.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Berdasarkan pengalaman pribadi, tentu saja saya tidak ingin anak-anak saya nanti mengalami hal yang sama. Maka saya juga harus bisa memaksakan diri untuk mempersiapkan dana pendidikan untuk mereka.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-family: 'andale mono', monospace\">Mempersiapkan Dana Pendidikan<\/span><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Anak-anak pasti mempunyai cita-cita yang sesuai dengan kesenangan atau hobi mereka. Kalau anak saya, Owen ditanya kalau sudah besar mau menjadi apa, pasti dia akan menjawab ingin menjadi<em> Gamer<\/em> dan <em>Youtuber<\/em>. Berbeda dengan Ryan yang kalau ditanya ingin menjadi apa, jawabannya ingin menjadi <em>Master Chef<\/em>.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Kita sebagai orangtua mempunyai tanggung jawab yang besar untuk bisa membekali mereka dengan edukasi yang terbaik. Sehingga kelak anak-anak bisa menyongsong masa depan yang lebih cerah. Saya tidak mau anak-anak mengalami apa yang saya alami, dipaksa berjuang bisa masuk peringkat 5 besar, masuk sekolah negeri, dan mendapatkan beasiswa, supaya bisa tetap sekolah. Saya ingin mereka mendapatkan prestasi di sekolah karena kemampuan mereka, bukan karena biar dapat biaya supaya bisa tetap sekolah.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_8542\" aria-describedby=\"caption-attachment-8542\" style=\"width: 799px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-8542\" src=\"https:\/\/jeanettegy.com\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/PRUCerah-2.jpg\" alt=\"asuransi pendidikan\" width=\"799\" height=\"449\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-8542\" class=\"wp-caption-text\"><em><span style=\"text-decoration: underline\"><strong>Source : Prudential Indonesia<\/strong><\/span><\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Tentu untuk bisa membekali mereka dengan edukasi yang terbaik, kita sebagai orangtua harus mulai mempersiapkan dana pendidikan sejak mereka masih bayi atau belum lahir. Selain memikirkan sekolah yang tepat, kita juga harus memikirkan biaya. Jangan sampai kita ingin masukin anak ke sekolah yang bagus tapi kita juga harus mengukur kemampuan dan cocok untuk kantong keluarga untuk membayarnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Maka dari itu, persiapan dana untuk pendidikan tinggi yaitu dengan cara :<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Dibutuhkan setidaknya 14 tahun waktu bekerja untuk mengimbangi investasi dalam mendapatkan gelar sarjana.<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Mempersiapkan tabungan atau asuransi pendidikan hingga perguruan tinggi.<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Menemukan dan menggali potensi belajar anak.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Eksplorasi peluang karir dan trend kemajuan masa depan.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Mencari informasi beasiswa pendidikan.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Semoga perekonomian Indonesia bisa pulih kembali, sehingga kita bisa mulai mempersiapkan dana pendidikan sekaligus perlindungan demi masa depan anak yang cerah.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-family: 'andale mono', monospace\">Pentingnya Pendidikan Tinggi\u00a0<\/span><\/h3>\n<figure id=\"attachment_8540\" aria-describedby=\"caption-attachment-8540\" style=\"width: 795px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-8540\" src=\"https:\/\/jeanettegy.com\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/PRUCerah.jpg\" alt=\"asuransi pendidikan\" width=\"795\" height=\"450\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-8540\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"text-decoration: underline\"><em><strong>Source : Prudential Indonesia<\/strong><\/em><\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Pendidikan bertujuan untuk pembentukan karakter yang akhirnya mempersiapkan anak-anak untuk menjalani kehidupan nyata atau dunia kerja. Karena pendidikan bukan hanya berada di dalam lingkungan sekolah saja, tapi jauh melatih anak-anak untuk menghadapi tantangan-tantangan pada masa depan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Untuk ke depannya, kita akan dihadapkan dengan perubahan pekerjaan-pekerjaan yang tersedia sangat terkait<em> dengan soft skill<\/em> dan <em>technical skill, <\/em>maka dari itu adanya adopsi teknologi. Dalam dunia pendidikan yang paling memberikan efek pada persiapan untuk anak-anak kita pada masa depan adalah pendidikan tinggi. Karena pendidikan tinggi menjadi jembatan untuk ke dunia industri, sehingga banyak mengasah kemampuan<em> soft skill<\/em> dan <em>technical skill<\/em>.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_8541\" aria-describedby=\"caption-attachment-8541\" style=\"width: 793px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-8541\" src=\"https:\/\/jeanettegy.com\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/PRUCerah-1.jpg\" alt=\"persiapan asuransi pendidikan\" width=\"793\" height=\"445\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-8541\" class=\"wp-caption-text\"><em><span style=\"text-decoration: underline\"><strong>Source : Prudential Indonesia<\/strong><\/span><\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Adapun manfaat jika kita mempersiapkan anak memasuki jenjang pendidikan tinggi, yaitu bisa meningkatkan perekonomian, sumber daya manusia yang unggul, dan meningkatkan kesejahteraan. Selain itu yang paling penting juga pendidikan tinggi menjadi jembatan untuk membuat sebuah inovasi untuk keluarga, masyarakat, dan juga untuk bangsa negara.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Sayangnya di Indonesia hanya 30% jumlah partisipan kasar yang masuk perguruan tinggi setiap tahunnya. Ini angkanya masih sangat kecil dibandingkan negara-negara lain. Semoga ke depannya semakin banyak orangtua yang siap dan mampu memberikan pendidikan tinggi untuk anak-anaknya. Supaya bisa meningktkan kesejahteraan keluarga dan negara.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-family: 'andale mono', monospace\">Asuransi Jiwa Syariah PRUCerah<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Pada tanggal 8 Juli 2021, <strong>PT. Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia)<\/strong> berinovasi dengan meluncurkan solusi <strong>Asuransi Jiwa Syariah PRUCerah<\/strong>. Ini merupakan asuransi jiwa tradisional berbasis Syariah pertama di industri asuransi jiwa Indonesia yang menawarkan manfaat dana pendidikan bulanan dan tambahan dana pendidikan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\"><strong>Jens Reisch<\/strong> selaku <em>President Director<\/em> Prudential Indonesia, berharap inovasi PRUCerah yang dibuat dapat membantu perjalanan panjang orangtua untuk memenuhi kebutuhan pendidikan tinggi bagi anak-anaknya, serta terlindungi secara optimal dari berbagai risiko. Inovasi ini juga sebagai wujud keseriusan Prudential dalam mendukung kemajuan sektor edukasi yang telah menjadi prioritas perusahaan sejak lama. Bahkan menjadi salah satu pilar utama inisiatif <em>Community Investment Prudential<\/em> Indonesia.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Asuransi PRUCerah ini ditujukan bagi orangtua yang berusia 19-55 tahun yang sedang mempersiapkan pendidikan anak mereka (1-18 tahun). PRUCerah tidak hanya menawarkan manfaat dana pendidikan yang dapat digunakan sebagai bekal untuk pendidikan tinggi. Namun juga memberikan manfaat bebas kontribusi ketika orangtua meninggal dunia, menderita cacat total dan tetap, atau kondisi kritis. Pilihan masa pembayaran kontribusi juga fleksibel yaitu selama 5 tahun atau hingga anak mencapai jenjang pendidikan tinggi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Prudential memiliki komitmen &#8220;<strong>Syariah untuk Semua<\/strong>&#8220;, dengan adanya inovasi asuransi PRUCerah ini semakin memperkuat komitmen tersebut dan juga menjadi solusi berbasis Syariah. PRUCerah juga menjadi bagian penting dari aspirasi perusahaan untuk menjadi kontributor terkemuka ekonomi Syariah Indonesia. Serta mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih sehat dan sejahtera agar mereka bisa mendapatkan yang terbaik dalam kehidupannya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Kalau Anda sudah mempersiapkan dana pendidikan untuk anak? Persiapan seperti apa yang sudah dilakukan? Sharing di kolom komentar, yuk! \ud83d\ude09<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-8055\" src=\"https:\/\/jeanettegy.com\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/Jeanette_Agatha-removebg-preview.png\" alt=\"\" width=\"810\" height=\"308\" \/><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jeanette Agatha &#8211; Bagi orangtua pendidikan adalah hal yang paling penting untuk anak-anaknya. Orangtua selalu ingin memasukkan anaknya ke sekolah yang paling bagus atau yang terbaik di Kotanya. Tentu saja dana pendidikan itu tidak murah, apa lagi kalau sekolah yang bagus atau terbaik, biayanya pasti akan lebih mahal. Maka dari itu sangat penting mempersiapkan dana &hellip; <a href=\"https:\/\/hijeanette.com\/?p=8536\" class=\"more-link\">Continue reading <span class=\"screen-reader-text\">Mempersiapkan Dana Pendidikan Sekaligus Perlindungan Demi Masa Depan<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":8543,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12,13],"tags":[],"class_list":["post-8536","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-event","category-financial"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hijeanette.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8536","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hijeanette.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hijeanette.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hijeanette.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hijeanette.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=8536"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/hijeanette.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8536\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hijeanette.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=8536"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hijeanette.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=8536"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hijeanette.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=8536"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}