{"id":8885,"date":"2022-08-02T23:04:22","date_gmt":"2022-08-02T16:04:22","guid":{"rendered":"https:\/\/jeanettegy.com\/?p=8885"},"modified":"2022-08-02T23:04:22","modified_gmt":"2022-08-02T16:04:22","slug":"melestarikan-alam-untuk-warisan-anak-cucu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hijeanette.com\/?p=8885","title":{"rendered":"Melestarikan Alam untuk Warisan Anak Cucu"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\"><span style=\"color: #00ccff\"><a style=\"color: #00ccff\" href=\"https:\/\/jeanettegy.com\/melestarikan-alam-untuk-warisan-anak-cucu\/\">Melestarikan Alam untuk Warisan Anak Cucu<\/a><\/span>. Penting banget untuk selalu mengajarkan tentang melestarikan alam kepada anak-anak. Tapi memang susah-susah gampang untuk menjalaninya, terus juga belum terlalu terlihat untuk perubahannya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Tapi melestarikan alam ini merupakan tugas dan tanggung jawab kita sebagai manusia. Karena Tuhan sudah menitipkan alam ini untuk memberikan dampak dan manfaat untuk kehidupan kita. Kita pun sudah merasakan manfaat dari alam yang sudah diberikan, maka kita juga harus terus berusaha untuk melestarikan dan menjaga untuk anak cucu kita selanjutnya.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"text-decoration: underline\"><span style=\"font-family: 'andale mono', monospace\">Hutan Indonesia Paru-paru Dunia<\/span><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_8893\" aria-describedby=\"caption-attachment-8893\" style=\"width: 1024px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-8893\" src=\"https:\/\/jeanettegy.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/hutan-indonesia.jpg\" alt=\"dengar alam bernyanyi\" width=\"1024\" height=\"576\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-8893\" class=\"wp-caption-text\"><em><strong>Hutan Papua &#8211; Dokumentasi Pribadi<\/strong><\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Indonesia merupakan negara yang memiliki hutan tropis terbesar ke-3 di dunia. Sehingga Indonesia menjadi paru-paru dunia yang dapat menekan kenaikan suhu bumi. Ini merupakan kebanggaan untuk saya dan warga negara Indonesia lainnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Tapi beberapa tahun belakangan Indonesia mengalami sesak napas karena asap dari kebarakan hutan yang terjadi. Selain itu banyak orang yang tidak bertanggung jawab melakukan penebangan liar tanpa melakukan penanaman kembali. Sehingga perubahan iklim pun terjadi dan membuat banyak ancaman bagi manusia.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Karena kejadian tersebut, Presiden Indonesia, Bapak Jokowi, mengambil keputusan dan mengajak semua masyarakat untuk turut mengambil bagian dan bergotong royong dalam menanam kembali pohon.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Ternyata gerakan ini tidak hanya dilakukan oleh masyarakat Indonesia saja, tapi hampir seluruh masyarakat dunia ikut mengambil bagian dalam melestarikan hutan tropis.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_8896\" aria-describedby=\"caption-attachment-8896\" style=\"width: 1024px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-8896\" src=\"https:\/\/jeanettegy.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/hutan-tropis-indonesia.jpg\" alt=\"dengar alam bernyanyi\" width=\"1024\" height=\"576\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-8896\" class=\"wp-caption-text\"><em><strong>Hutan Tropis Indonesia &#8211; Dokumentasi Pribadi<\/strong><\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Karena hutan tropis di Indonesia menjadi tempatnya flora dan fauna yang mulai langka dan tidak dapat ditemukan di negara lain. Selain itu juga hutan tropis menjadi sumber utama air bersih. #IndonesiaBikinBangga karena kaya akan alam.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"text-decoration: underline\"><span style=\"font-family: 'andale mono', monospace\">Mengenal Hutan di Indonesia<\/span><\/span><\/h3>\n<div style=\"width: 847px;\" class=\"wp-video\"><video class=\"wp-video-shortcode\" id=\"video-8885-1\" width=\"847\" height=\"476\" autoplay preload=\"metadata\" controls=\"controls\"><source type=\"video\/mp4\" src=\"https:\/\/jeanettegy.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/untukmubumiku-hutan-papua.mp4?_=1\" \/><a href=\"https:\/\/jeanettegy.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/untukmubumiku-hutan-papua.mp4\">https:\/\/jeanettegy.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/untukmubumiku-hutan-papua.mp4<\/a><\/video><\/div>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Indonesia kaya akan alam yang indah, salah satunya hutan. Video di atas itu adalah pemandangan hutan yang ada di Papua. Video ini diambil saat suami saya melakukan perjalanan ke Papua.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Mari kita mengenal beberapa hutan yang ada di Indonesia, yaitu :<\/span><\/p>\n<h4><span style=\"font-family: 'andale mono', monospace\">Hutan Papua<\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Papau merupakan hutan tropis alami yang cukup lengkap dan unik. Banyak ekosistem hutan tropis alpin dan hutan tropis pantai. Luasnya hutan di Papua menjadi gudangnya keanekaragaman flora dan fauna yang khas.<\/span><\/p>\n<h4><span style=\"font-family: 'andale mono', monospace\">Hutan Bali<\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Bali memiliki sebaran topografi dari dataran tinggi sampai rendah. Habitat flora dan fauna di Bali cukup beragam tipe ekosistem. Mulai dari hutan dataran rendah, hutan hujan tropis, dan hutan pegunungan.<\/span><\/p>\n<h4><span style=\"font-family: 'andale mono', monospace\">Hutan Jawa<\/span><\/h4>\n<figure id=\"attachment_8894\" aria-describedby=\"caption-attachment-8894\" style=\"width: 1024px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-8894\" src=\"https:\/\/jeanettegy.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/Hutan-Jawa.jpg\" alt=\"dengar alam bernyanyi\" width=\"1024\" height=\"683\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-8894\" class=\"wp-caption-text\"><em><strong>Hutan di Indonesia &#8211; Dokumentasi Pribadi<\/strong><\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Pulau Jawa merupakan pulau terpadat di Indonesia. Meskipun padat, hutan di Pulau Jawa memiliki 3 tipe ekosistem, yaitu ekosistem rawa, perairan laut, dan ekosistem daratan. Nah, Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) berada di ekosistem daratan pulau Jawa.<\/span><\/p>\n<h4><span style=\"font-family: 'andale mono', monospace\">Hutan Sumatra<\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Hutan di Sumatra menjadi surga di Khatulistiwa, karena memiliki habitat kurang lebih 10.000 jenis tumbuhan. Selain itu juga terdapat 200 jenis mamalia yang 22 jenis diantaranya merupakan mamalia Asia yang tidak ditemukan di pulau lain. Seperti hewan eksotis yang hanya ada di hutan Sumatra, yaitu Orangutan.<\/span><\/p>\n<h4><span style=\"font-family: 'andale mono', monospace\">Hutan Kalimantan<\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Ini adalah hutan yang menjadi sumber paru-paru dunia. Karena hutan di Kalimantan ini luasnya mencapai 40 juta hektar. Selain itu juga menghasilkan beragam material unik seperti Purun yang menjadi bahan dasar kerajinan khas Indonesia.<\/span><\/p>\n<h4><span style=\"font-family: 'andale mono', monospace\">Hutan Sulawesi<\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Daratan di Sulawesi memiliki banyak gunung, sehingga tipe hutan di sana didominasi oleh hutan pegunungan. Namun Sulawesi rentan terhadap gempa, karena adanya gunung berapi yang ada aktivitas vulkanik.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">#HutanKitaSultan maka dari itu kita harus bisa bertanggung jawab melestarikan alam ini. Kalau bukan kita siapa lagi.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"text-decoration: underline\"><span style=\"font-family: 'andale mono', monospace\">Melestarikan Alam Mulai dari Rumah<\/span><\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Suatu kebiasaan akan menjadi gaya hidup. Maka dari itu saya dan suami bertekad untuk mengajarkan pada anak untuk menjaga lingkungan, dimana hal kecil yang terbiasa dilakukan akan menjadi gaya hidup. Walaupun yang dilakukan sepele atau sederhana tapi akan memberikan dampak besar untuk alam.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Hal yang dapat dilakukan untuk melestarikan alam yang dimulai dari rumah, yaitu :<\/span><\/p>\n<h4><span style=\"font-family: 'andale mono', monospace\">Hemat Listrik dan Air<\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Listrik dan air merupakan kebutuhan dalam kehidupan sehari-hari, tapi kita harus mulai bijak dalam penggunaannya. Cara hemat listrik yang dapat kita lakukan yaitu mematikan lampu pada ruangan yang tidak digunakan, mencabut kabel elektronik yang tidak dipakai, dan juga mengganti lampu hemat energi atau led.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Sedangkan hemat dalam menggunakan air, yaitu mematikan keran air yang tidak digunakan. Terus juga perhatikan keran yang ada di rumah, pastikan tidak ada yang bocor. Walaupun hanya menetes sedikit tapi lama kelamaan akan banyak juga air yang terbuang.<\/span><\/p>\n<h4><span style=\"font-family: 'andale mono', monospace\">Mengurangi Penggunaan Plastik<\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Sampah plastik merupakan penyumbang polusi terbesar. Maka dari itu harus mulai beralih membawa tas belanja sendiri saat pergi berbelanja, membawa tempat makan jika ingin membeli makan di luar, dan membawa botol minum saat pergi. Karena melakukan hal sederhana ini akan membantu mengurangi sampah plastik.<\/span><\/p>\n<h4><span style=\"font-family: 'andale mono', monospace\">Membuang Sampah Pada Tempatnya<\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Ini merupakan hal sederhana yang dapat kita lakukan untuk melestarikan alam. Untuk bisa taat membuang sampah pada tempatnya, maka penting selalu menyediakan tempat sampah dimanapun. Terutama pada area umum, wajib banget selalu ada tempat sampah pada setiap titik lokasi, supaya pengunjung dapat membuang sampah di tempatnya dengan mudah.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Saya dan keluarga terbiasa untuk menyimpan dulu sampah di dalam tas jika tidak menemukan tempat sampah. Saat sudah sampai di rumah baru buang di tempat sampah. Karena sampah saya menjadi tanggung jawab saya.<\/span><\/p>\n<h4><span style=\"font-family: 'andale mono', monospace\">Menanam Pohon<\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Kalau disekitar rumah ada lahan kosong, lebih baik dimanfaatkan untuk menanam pohon. Kalaupun tidak ada lahan kosong, kita bisa tetap menanam pohon dengan media pot. Tapi jujur aja ini merupakan hal yang belum dapat saya lakukan, karena saya kurang telaten dalam mengurus tanaman. Saya akan merasa bersalah jika pohon atau tanaman yang saya pelihara tidak terawat dan mati.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Ayo menjadi #TeamUpforImpact untuk melestarikan alam yang sudah Tuhan titipkan pada kita, #UntukmuBumiku.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"text-decoration: underline\"><span style=\"font-family: 'andale mono', monospace\">Dengar Alam Bernyanyi<\/span><\/span><\/h3>\n<p><iframe loading=\"lazy\" title=\"DENGAR ALAM BERNYANYI (Official Music Video) laleilmanino,Chicco Jerikho,HIVI!,Sheila Dara Aisha\" width=\"847\" height=\"476\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/lmKBZ8Wo6Ds?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Apakah Anda tau lagu <strong>&#8220;Dengar Alam Bernyanyi&#8221;<\/strong>? Ini merupakan lagu yang diciptakan oleh <strong>Laleilmanino<\/strong> dan berkolaborasi dengan <strong>Chicco Jerikho<\/strong>, <strong>Sheila Dara<\/strong>, dan <strong>HIVI!<\/strong>. <\/span><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Lagu ini juga terpilih untuk menjadi <em>theme song<\/em> untuk Y20 yang diumumkan pada <strong>Hari Lingkungan Hidup Sedunia<\/strong>.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Kalau Anda belum mendengar lagu ini, bisa dengarkan di <em>platform<\/em> musik seperti di <a href=\"https:\/\/open.spotify.com\/album\/47CBITCbtM5gv9UfHf1azO?si=Cqb-CQYlQm2TZ-NzNQi5Ag&amp;utm_source=copy-link&amp;nd=1\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Spotify<\/a> dan\u00a0 <a href=\"https:\/\/music.apple.com\/id\/album\/dengar-alam-bernyanyi\/1619711801?i=1619711803\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Apple Music<\/a> karena semakin banyak yang mendengarkan lagu tersebut maka akan semakin banyak juga royalti yang digunakan untuk perlindungan hutan di Indonesia.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Beberapa kali saya mendengar lagu ini langsung suka, apa lagi anak-anak. Karena lagu ini bernada riang dan <em>easy listening, <\/em>akan sangat disukai semua kalangan, mulai dari anak-anak sampai dewasa.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Ternyata pada saat Laleilmanino membuat lagu ini, mereka harus pergi ke Taman Nasional Gunung Gede. Tapi dengan mereka berada langsung di hutan, lagu ini dapat tercipta dengan penuh makna dan pesan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Ada beberapa penggalan lirik yang sangat saya suka pesannya, yaitu :<\/span><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Bila kau jaga aku ku jaga kau kembali<\/span><br \/>\n<span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Berhentilah mengeluh ingat kau yang pegang kendali<\/span><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Setuju banget, kalau kita bisa menjaga alam atau hutan dengan baik, maka alam juga akan menjaga kita. Seperti bisa terhindar dari longsor, udara tetap sejuk, dan masih banyak lagi. Kalau terjadi bencana alam jangan pernah mengeluh, karena kita sudah mengabaikan kelestarian alam.<\/span><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Bersatulah hajar selimut polusi<\/span><br \/>\n<span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Ingatlah hai wahai kau manusia<\/span><br \/>\n<span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Tuhan menitipkan aku<\/span><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Ini yang harus menjadi visi kita semua, untuk bisa bersatu melawan polusi yang terjadi di Indonesia karena perubahan iklim. Selalu ingat bahwa alam yang bisa kita nikmati hingga sekarang merupakan titipan Tuhan.<\/span><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Bayangkanlah hidupmu<\/span><br \/>\n<span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Bila tak ada kami<\/span><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Bagian lirik ini cukup bikin menyentil buat saya pribadi. Ayo cepat tersadar betapa pentingnya untuk melestarikan alam untuk anak cucu kita. Bayangkan bagaimana kalau anak cucu kita sudah tidak dapat menikmati alam yang sungguh indah dan dapat memberikan banyak manfaat serta melindungi kehidupan mendatang.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">#DengarAlamBernyanyi ini sungguh memiliki pesan dan visi yang cukup dalam untuk kita semua, terutama untuk para anak muda Indonesia. Ayo terus bersatu untuk bisa melestarikan alam di Indonesia, untuk masa yang akan datang.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Tulisan ini diikut sertakan untuk lomba, jika Anda ingin mengikuti lomba ini juga bisa mencari informasi di media sosial Blogger Perempuan :<\/span><\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify\" role=\"presentation\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">&#8211; Instagram:<a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/bloggerperempuan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">@bloggerperempuan<\/a><\/span><\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify\" role=\"presentation\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">&#8211; Facebook: \u00a0<a href=\"https:\/\/web.facebook.com\/BloggerPerempuanCom\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Blogger Perempuan Network<\/a><\/span><\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify\" role=\"presentation\"><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif\">&#8211; Twitter: <a href=\"https:\/\/twitter.com\/BPerempuan\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">@BPerempuan<\/a><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-8055\" src=\"https:\/\/jeanettegy.com\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/Jeanette_Agatha-removebg-preview.png\" alt=\"\" width=\"810\" height=\"308\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 10pt;font-family: verdana, geneva, sans-serif\">Referensi :<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 10pt;font-family: verdana, geneva, sans-serif\">https:\/\/rri.co.id\/editorial\/404\/upaya-pemerintah-kembalikan-paru-paru-dunia-dengan-gerakan-menanam-nasional<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 10pt;font-family: verdana, geneva, sans-serif\">https:\/\/www.instagram.com\/harihutan_id\/<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana, geneva, sans-serif;font-size: 10pt\">https:\/\/seleb.tempo.co\/read\/1598586\/dengar-alam-bernyanyi-karya-laleilmanino-jadi-lagu-tema-resmi-y20-2022<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Melestarikan Alam untuk Warisan Anak Cucu. Penting banget untuk selalu mengajarkan tentang melestarikan alam kepada anak-anak. Tapi memang susah-susah gampang untuk menjalaninya, terus juga belum terlalu terlihat untuk perubahannya. Tapi melestarikan alam ini merupakan tugas dan tanggung jawab kita sebagai manusia. Karena Tuhan sudah menitipkan alam ini untuk memberikan dampak dan manfaat untuk kehidupan kita. &hellip; <a href=\"https:\/\/hijeanette.com\/?p=8885\" class=\"more-link\">Continue reading <span class=\"screen-reader-text\">Melestarikan Alam untuk Warisan Anak Cucu<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":8897,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11,10],"tags":[21,24,25,31,33],"class_list":["post-8885","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-contest","category-traveling","tag-dengaralambernyanyi","tag-hutankitasultan","tag-indonesiabikinbangga","tag-teamupforimpact","tag-untukmubumiku"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hijeanette.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8885","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hijeanette.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hijeanette.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hijeanette.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hijeanette.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=8885"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/hijeanette.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8885\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hijeanette.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=8885"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hijeanette.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=8885"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hijeanette.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=8885"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}